Melalui rubrik surat pembaca ini, saya ingin
mengeluhkan tentang keadaan salah satu tiang telepon di daerah Baleendah tepatnya
di kampung Gugunungan rt/rw 06/05 kelurahan Jelekong kecamatan Baleendah
kabupaten Bandung. Dimana tiang telepon tersebut telah rubuh diakibatkan hujan deras yang
mengguyur desa jelekong kala itu.
Kemiringan tiang listrik tersebut sekitar 75
derajat dan kabel hanya berjarak sekitar 2,5 meter dari jalan raya. Kondisi ini terjadi pada tanggal 31 Agustus lalu sekitar
pukul setengah lima sore. Pada waktu kejadian saya berinisiatif untuk menghubungi
pihak terkait, dalam hal ini pihak Telkom dengan menelepon call center 147.
Pihak tersebut memberitahukan agar menunggu selama 24
jam. Keesokan harinya pihak terkait mendatangkan dua orang pegawainya untuk
menindaklajuti tiang tersebut. Namun sangat disayangkan, ternyata dua pegawai
telkom hanya mengikat tiang ke sebuah pohon dan mereka mengatakan akan segera
kembali untuk memperbaiki tiang ke keadaan semula. Awalnya saya mengira bahwa
kedua pegawai tersebut akan kembali dan memperbaikinya, lantas saya tidak
menghubungi kembali pihak Telkom karena saya yakin pihak terkait akan
bertanggung jawab atas rubuhnya tiang tersebut.
Setelah ditunggu-tunggu, pihak
terkait tidak menindaklajuti rubuhnya tiang tersebut. Tiang itu masih dalam keadaan diikat di sebuah pohon dan hal ini masih terjadi
hingga sekarang. Pada dasarnya pengaduan ini dilakukan bukan bermaksud untuk
mencemarkan nama baik pihak terkait atas kinerjanya, namun disini saya hanya
ingin ada pertangguan jawaban lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Karena
sebelumnya telah ada kesepakatan bahwa pegawai yang telah didatangkan akan kembali
membetulkan tiangnya. Untuk itu, melalui surat pembaca PR ini, saya ingin ada
tanggapan lebih lanjut dari pihak terkait.
Sedianya pihak Telkom untuk datang kembali ke desa jelekong dan membetulkan tiang
yang rubuh. Jika
didiamkan terlalu lama saya khawatir akan menimbulkan hal yang tidak
diinginkan. Demikian surat saya dan terima kasih sebelumnya kepada pihak
terkait serta kepada redaksi PR atas dimuatnya tulisan ini.
-Surat Pembaca-
Dimuat dalam Harian Umum Pikiran Rakyat
Posting Komentar