Berita
adalah susunan kejadian tiap hari, sehingga masyarakay menerimanya dalam bentuk
yang tersusun dan dikemas sedemikian rupa dan disebar luaskan oleh media masa.
Masalahnya,
bagaimana jurnalis memutuskan mana berita atau mana bukan? Pada dasarnya semua
balik lagi ke dirinya masing-masing. Karena setiap orangmempunyai penilayan
yang berbeda, saat membericarakan tentang suatu peristiwa.
Oleh
karena itu, biasanya jurnalis mempunyai
kriteria untuk menilai berita seperti:
-
apakah ada sesuatu yang baru?
Intinya
berita tersebut haruslah sesuatu yang aktual. Karena jika suatu peristiwa
diberitakan secara terus menerus akan menjadi bosan atau basi.
-
apakah ada hal yang luar biasa?
Intinya
meskipun berita itu aktual, kadang kala peristiwa tersebut adalah hal yang
biasa. Maka peristiwa tersebut kurang menarik untuk disajikan. Simplenya anjing
mengigit manusia ituhal biasa, tp jika mnusia mengigit anjing,itu baru luar
biasa.
-
apakah penting dan menarik?
Intinya
berita yang aktual dan luar biasa belum tentu sesuatu yang penting. Contohnya
msyarakat berbicara " saya itu gay" maka itu tidak penting bagi
kalangan umum, tp jika yang berbicara
tersebut adalah presiden, maka hal tersebut menjadi penting.
-apakah
menyangkut kehidupan manusia?
Intinya
berita tersebut haruslah human interest. Contohnya bencana alam yang melibatkan
mnusia menjadi korbannya akan lebih bagus diberitakan drpd bencana alam yang
tidak membahayakan manusia.
Dengan
demikian, seorng jurnalis haruslah memiliki kriteria-kriteria untuk menilai
suatu peristiwa layak untuk dijadikan berita atau tidak.
Referensi:
henshall, peter & david ingram. 1991. The news manual : poroman press.
Posting Komentar