Inilah
realita banyak yang tidak sekolah..
Ditengah-tegah
kota apalagi di pelosok desa..
Berjuta
anak bangsa tak mampu terus sekolah....
Karena
biayanya saja sudah semakin menggila..
Pendidikan…
Bukanlah
perusahaan yang orientasinya uang..
Pendidikan..
Bukanlah
formalitas yang penuh dengan kekosongan..
Katanya
pendidikan hak-hak semua orang..
Yang
dilindungi dan dijamin oleh undang-undang..
Hey
hey mana buktinya, hanyalah sampah belaka…
Ternyata
yang sekolah hanyalah yang berduit saja..
Pendidikan
disini tak pernah berubah..
Seperti
di era zamannya para penjajah..
Dimana
rakyat jelata tak bisa sekolah..
Yang
bisa hanyalah kelompok yang punya kuasa..
Lirik lagu “aku mau
sekolah gratis” di ciptakan oleh grup band asal Surabaya yang bernama marjinal.
Marjinal yaitu sebuah band independent dengan aliran punk yang terbentuk pada
tahun 1997. Band asal Surabaya itu terkenal dengan lirik-lirik lagunya yang mengkritik
pemerintahan dan memberikan nilai sosial. Mereka menciptakan lagu aku mau
sekolah gratis karena terinspirtasi oleh realita sosial yang ada. Bahkan band
punk yang satu ini, sangat di idolakan di kalangan komunitas punk di Indonesia.
Bagaimana tidak, selain lirik tentang potret buram pendidikan, merekapun
menciptakan lirik-lirik tentang korupsi, kekerasan, kemiskinan bahkan tentang
buruknya kereta api ekonomi pun ada. Sungguh grup band yang patut di contoh,
bukan?


